Sanjayasan's Blog

latihan membuat blog

Harga Jual Kapal Tongkang Naik 30 Persen


BALIKPAPAN – Industri pembuatan kapal tongkang terpaksa menaikkan harga jual hingga 30 persen, menyusul naiknya harga baja di pasaran akibat langkanya bahan baku baja di pasar internasional. Kelangkaan bahan baku baja yang dialami produsen baja telah mendorong pasokan baja kepada industri hilir seperti pembuatan kapal menjadi tersendat.

Demikian diungkapkan Presiden Direktur PT Galangan Benua Raya Kariangau, Sayed Jafar Alaydrus di Balikpapan, Kalimatan Timur, akhir pekan lalu.

Dikatakan, pihaknya sudah mendatangi PT Krakatau Steel selaku produsen plat baja untuk mendapatkan kepastian dan jaminan pasokan bahan baku bagi pembuatan kapal tongkang. Krakatau Steel sudah memberi jaminan bahwa pasokan plat baja untuk industri kapal tongkangnya akan dipenuhi sesuai order.

Sayed menjelaskan, kelangkaan bahan baku baja di pasar internasional telah mendorong harga bahan baku baja mengalami kenaikan. Akibatnya, PT Galangan Benua Raya Kariangau yang membuat kapal tongkang terpaksa harus menaikan harga jualnya.

“Jika biasanya sebuah kapal tongkang dengan beban mati sebesar 3.000 ton dijual dengan harga Rp 21 miliar, sekarang terpaksa harus dilepas dengan harga Rp 30 miliar,” papar Sayed.

Ia berharap, kondisi ini tidak berjalan lama dan bisa segera kembali ke kondisi normal mengingat kebutuhan kapal tongkang di daerah Kalimantan sangat besar. Saat ini, ujarnya, bahan baku baja banyak diserap oleh Cina.

Dalam kesempatan tersebut Sayed juga menjelaskan, pihaknya merencanakan pembangunan galangan kapal terbesar di Kalimantan. Ini sangat penting mengingat selama ini semua kapal yang akan melakukan perbaikan terpaksa harus naik dok di Jawa, Palembang (Sumatera Selatan) atau di Batam. Hal ini terjadi karena Kalimantan tidak memiliki galangan kapal yang memadai.

Ia menjelaskan, pembangunan galangan kapal di atas areal seluas lima hektare tersebut menelan dana sebesar Rp 17 miliar, yang sebagain dibiayai dari pinjaman Bank Mandiri. Diharapkan, dengan beroperasinya galangan kapal itu nantinya, semua kapal tongkang atau kapal tanker yang beroperasi di wilayah Kalimantan bisa melakukan perbaikan di galangan tersebut. Galangan kapal ini mampu menampung perbaikan kapal tongkang atau tanker dengan beban mati hingga 1.500 ton. (N-3)

Juni 9, 2010 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: